Breaking

Thursday, 2 July 2020

July 02, 2020

Mellisa Petro Ibu Rumah Tangga Yang Minta Digaji Oleh Suaminya



Apa bedanya seorang wanita berkarier dengan Irt? Yaa sederhananya adalah keduanya sama-sama mempunyai kesibukan tetapi beda caranya saja. Mungkin diera sekarang banyak wanita yang lebih suka berkarier ketimbang menjadi Irt, Namun tidak jarang pulang seorang wanita yang telah menikah lebih memilih menjadi Irt.

Nah dibawah ini ada sebuah kisah dari seorang wanita bernama Mellisa Petro dari NewYork Amerika serikat yang memilih menjadi Irt namun sang suami harus mau menggajinya selama ia dirumah.😲😲 Termasuk, mengurus kebutuhan anak dan membersihkan rumah. Serta, tanggung jawab keluarga lainnya. Buat menjalani kehidupan sebagai ibu rumah tangga, dia meminta bayaran sebesar USD 15 per jam atau setara Rp 213 ribu per jam.

Petro mengakui, sebelum menjadi seorang ibu dan masih bekerja, ia dan sang suami mempunyai pemasukan finansial yang setara. Bahkan, mereka berupaya membagi pemasukan agar sama rata digunakan demi memenuhi segala keperluan rumah tangga.

"Kami berdua bekerja full time, suami saya seorang konsultan di media digital. Sementara saya bekerja sebagai penulis lepas. Kami berkontribusi 50-50 untuk anggaran keluarga," ....Menurut penuturan Petro.

Kendati demikian, usai melahirkan, ia merasa tak mampu untuk mengatur waktu antara mengurus anak dan bekerja. Petro kemudian memutuskan berhenti bekerja. Petro pun meminta sang suami untuk membayar per jam sebagai ibu rumah tangga. Ketimbang harus membayar seorang pengasuh.

Sistem pembayarannya sederhana. Petro akan menghitung berapa jam dia bekerja setiap minggu lantas dikali dengan bayarannya per jam. Sekalipun memang, setelah sang suami pulang bekerja, dia mendapatkan bantuan mengurus anak. Namun, tetap saja, merapihkan dan membereskan rumah termasuk cucian menjadi urusannya.

Hanya saja, semua tak berjalan sesuai rencana. Delapan jam per hari ternyata tak cukup menyelesaikan semua kebutuhan anak dan membereskan rumah. Tak perlu disebut lagi, piring kotor, tumpukan baju kotor, mainan yang berantakan.

"Saya tak punya waktu untuk mandi, bahkan untuk sedetik melakukan pekerjaan dengan tenang. Semua itu menjadi lebih tidak mudah setelah anak saya tak mau tidur siang dan lebih banyak bergerak,".... Ujar Petro.

Dia lantas meminta kenaikan gaji. Sang suami mengabulkannya. Ternyata itu semua tak cukup mengusir rasa jenuh dan lelahnya. Sekalipun Petro mengakui, sang suami selalu dengan ringan hati membantunya mengurus pekerjaan rumah tangga yang tak sempat terselesaikan.


Sesuatu yang menarik akhirnya terjadi dalam rumah tangga mereka. Suami Petro kehilangan pekerjaan. Keadaan ini membuat mereka harus berganti peran.

"Dia bekerja untuk keluarga dengan mengurus rumah tangga termasuk mengurus anak, sementara saya kembali bekerja full time,".....Kata Petro.

Menurut Petro, pelajaran yang bisa diambil, dia bisa mendapatkan gaji lebih tinggi ketika kembali bekerja. Sebab, kemampuan multitasking yang terlatih saat dia mengurus anak dan kebutuhan rumah tangga.

BETAPA SULITNYA JADI IBU RUMAH TANGGA


Adapun suaminya akhirnya memahami betapa sulitnya menjadi ibu rumah tangga. Sekaligus mengurus seluruh keperluan anak.

"Pada akhirnya, kami belajar, mengurus balita dan bekerja 12 jam per hari ternyata lebih sulit dari yang kami bayangkan," .... Petro menjelaskan.

"Dan saat suami saya mendapatkan pekerjaan kembali, kami menyerahkan seluruh urusan rumah tangga dan mengurus bayi kepada pengasuh profesional,"....Petro memungkasi kisahnya.

Naah bagaimana anda yang wanita, Terutama Irt.....Ingin seperti yang dialami Petro?, Lalu bagi anda yang seorang Pria, Mau merogok kocek lebih dalam lagi demi gaji sang istri.? Baik apapun itu enak tidak enaknya tentu bisa anda musyawarahkan dengan pasangan anda masing-masing.
😊😊



Sumber Artikel By : Liputan6.com


~~ SEMOGA ~ BERMANFAAT ~~

Wednesday, 17 June 2020

June 17, 2020

Kisah Unik Pertengkaran Suami Istri


Ilustrasi : Gambaranimasi.pro



Yaa kali ini admin akan mengulas tentang pertengkaran suami & istri yang bisa dikatakan tegang, Lucu dan sama-sama tak mau mengalah. Dan merasa paling hebat dengan egonya masing-masing. Membaca kisah ini anda boleh tertawa dan boleh sedih, Atau emosi sekalipun. Seperti apa berikut kisah dibawah ini.😊😊👇

Setelah dapat kabar dari kantornya bahwa gajiannya terpending Jaeypun lantas pulang sebelum waktunya. Iapun sudah tidak perduli lagi dengan semua aturan yang ada ditempat kerjanya. 1 jam telah berlalu akhirnya Jaeypun sampai ditikungan jalan yang menuju arah rumahnya. Tak berselang lama Jaeypun sudah didepan pintu rumahnya Dan dengan perasaan yang masih kesal iapun langsung turun dari motornya tanpa menyandarkannya dan sambil berteriak Suuuueeee!!...😲😲 "Huuffs! Gagal ingin membeli anu"....Keluh kesah hati Jaey dibarengi dengan kakinya yang langsung menendang bak sampah didepan pagar halaman rumahnya.

Melihat kejadian yang tidak biasanya Heny istri Jaey langsung bertanya dengan perasaan kesal bercampur aneh atas perilaku suaminya siang itu.

"Woooyyy!! Kenape luh bang nggak biase-biasenye seperti ntuh, Emang luh kesambet dimane"....Seru Heny dengan nada tinggi.

"Nggak useh ngebacot deh luh".......Bentak Jaey kembali.

Heehh!!....Kenape luh bang, Kok romannye muke luh udeh kaye kadal buntung. Oiye mane uang gaji luh bawa mari, Ntar malem gw mau arisan nih buruan deh ahh"......Bentak Heny.

"Siaall dangkalan luh, Duuit-duuuitt, Aje yang ade diotak luh, Tuuhh luh makan dompet kosong".....Seru Jaey emosi, Dan sambil melempar dompet kosongnya kearah muka Heny.

"Ooohh luh mulai mau bersandiware depan gw yee...Gw nggak percaye luh belum gajian buruan jangan buat kesabaran gw habis".....Tantang Heny.

"Luh mau percaye ape nggak terserah luh, Bikin runyem pale gw aje luh"..

Akhirnya keduanya pun bertengkar hebat dari mulai adu mulut sampai main lempar-lemparan barang yang ada diruang tamu. Hingga akhirnye Jaeypun kesal dengan semuanya, lapun memilih kabur dari rumah tanpa membawa apapun. Setelah jauh meninggalkan rumah Jaeypun terhenti dan termenung di pinggir Danau. Entah apa yang ada dipikirkannya.

Tanpa terasa hari mulai sore menjelang malam perut Jaeypun terasa perih. Dia bangkit dan berjalan, Jaey baru sadar nggak ada uang sepeserpun di kantongnya..🤯 🤯 Jaey mencoba mendekati tukang mie ayam yang penuh dengan pembeli. Dia hanya diri mematung, Sibapak tukang mie ayam selesai melayani pelanggan dia bertanya kepada Jaey.

"Apakah bapak ingin pesan mie ayam juga"....Serunya sambil tersenyum.

"Eehhh iya betul betul tapi saya nggak punya uang"..... Jawab Jaey.

"Ooh nggak apa-apa silahkan duduk"....Seru sibapak tukang mie ayam santai.

Jaeypun menyantap mie ayam itu dengan lahapnya..Selesai makan Jaey mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak penjual mie ayam tersebut. Baru kenal saja sudah mau memberikan saya semangkuk mie ayam. Sementara Istri Jaey yang sudah 7 tahun berumah tangga telah berani mencaci, Bahkan mengusirnya.

Bapak tukang mie ayampun menjawab......"Oh begitu rupanya, Begini saja pak, Bapak cuma saya kasih mie ayam semangkuk saja sudah begitu banyak berterimah kasih Kepada saya. Sadarkah bapak, Istri bapak telah melayani bapak selama 7 tahun dengan baik. Tidur di kelonin, Ditetein pula sampai punya anak 3. Kenapa bapak nggak berterima kasih padanya, Bersyukurlah pak, Sesungguhnya istri kita itu pekerjaannya banyak sekali cuma tidak terlihat, Seandainya bapak yang mengerjakan pekerjaan istri bapak, Kayanya nggak bakalan kuat pak".....Seru sibapak tukang mie ayam.

Mendengar penuturan dari sibapak tukang mie ayam akhirnya Jaeypun sadar akan perbuatannya itu. Ia segera pulang ingin meminta maaf sama istrinya, Sesampai di rumah Jaeypun langsung mengetuk pintu, Sambil berkata...”Salam waallaikum".

"Wallaikum salam".....Jawab Heny istrinya.

"Pulang juge luh kerumah, Gw kate juga ape...Pasti abang udah laparkan sini makan deh bang sudah gw siapkan makanan kesukaan abang".


Melihat hal itu Jaeypun langsung terharu dan memeluk Heny istrinya sambil berkata....."Hen, Maafin kesalahan abang yee".....Bisik Jaey lembut.

Henypun tersenyum dan kembali membalas berbisik ketelinga suaminya Jaey......."Iyee bang same-same, Oiya mana uang gaji abang sini berikan sekarang juge"...

"Jujur Hen abang belum terima gaji....Nanti kalau".

"Stop luh ngebacot,..Sial dangkalan luh, Laki nggak tahu diuntung nggak usah makan luh tidur diluar soonooo luuhh!!"...😲😳

"Aaagggkkhhhh...Dasar istri suueee luh".....😬😭😭😭 Akhirnya Jaeypun hanya bisa pasrah dan tidur diatas pohon malam itu, Dan ternyata ilmu yang diturunkan sibapak tukang mie ayam hanya mampu bertahan dalam hitungan menit saja..😬😩😩😭😭



DEMIKIANLAH SEBUAH KISAH KEHIDUPAN RUMAH TANGGA DALAM KESEHARIAN & MENURUT PAKAR KEHIDUPAN ~ KH.DRS. USTAD. AGUS-SARILAH.MBA, MMC, MWB.😳😳 BAHWA SESUNGGUHNYA TAK ADA GADING YANG TAK RETAK, BEGITUPUN KEHIDUPAN INI, TAK SEHALUS DAN SELICIN JALAN TOL. 😊😊🤯


Ilustrasi : Gambar Sayang


Dan Kh.Drs.Ustad. Agus-Sarilah.Mba,Mmc,Mwb Kembali Menegaskan, Bahwa Sesungguhnya Dibalik Sukses Suami Karena Ada Istri Yang Mendorongnya Dari Belakang....😊😊 Terkecuali Jika Motor Suami Mogok Apakah Istri Mau Mendorong Atau Tidak, Beliau Juga Berkata Tidak Tahu. 🤯 😳🤣🤣


~~ THANK ~ YOU ~~

Friday, 12 June 2020

June 12, 2020

Rajin Ibadah & Selalu Ta,at Pada Allah.S,W,T Tetapi Tetap Miskin??




~~ UNTUK PENGINGAT HATI ~~


Manusia hidup dimuka bumi ini karena ciptaan Allah.S,W,T. Dan dalam kehidupan tentunya selalu ada yang berbeda, Sebagai contoh sederhananya ada Kaya dan Miskin. Namun semua itu tetap berkesinambungan baik si Kaya dan si Miskin. Nah dibawah ini saya akan megulas tentang seseorang yang rajin beribadah kepada Allah.S,W,T. Namun selalu hidup pada garis kemiskinan. Seperti apa berikut ulasan dibawah ini.

Apabila kita telah berusaha dan bekerja keras, Apabila kita telah jalani Sholat yang lima waktu. Apabila kita sudah melakukan Sholat Dhuha, Tahajud, Dzikir, Sholawat dan DOA Namun tetap miskin juga. Tak perlu minder apalagi protes padanya yaitu, Allah.S,W,T.

Seorang anak bertanya kepada ibu dan bapaknya : Ibu, bapak mengapa kita miskin?

Dengan tenang sang ibu berkata : Nak, hidup ini seperti jalan-jalan di mall atau supermarket.

Semua orang boleh memilih dan membawa barang apa saja yang ia inginkan. Siapa yang membawa sepotong roti, maka ia harus membayar seharga sepotong roti, Siapa yang membawa tiga potong roti, iapun harus membayar tiga potong roti. Sementara kita tak mungkin membawa apa-apa, Karena tak punya uang untuk membelinya.

Dipintu kasirpun kita tak akan diperiksa, Dan dibiarkan jalan begitu saja Begitu pula kelak di Hari Kiamat Nak.

Saat orang-orang kaya antri menjalani pemeriksaan untuk dimintai pertanggung jawaban. Saat orang-orang kaya ditanya tentang, Darimana hartanya mereka peroleh ? Dan kemana hartanya mereka gunakan ?

Sedangkan Kita dibiarkan terus berjalan tanpa beban, Lebih enak bukan.

Apakah engkau masih juga belum bisa menerima ? Anakku, Jika kita memang ditakdirkan menjadi orang miskin.

Bersabarlah sejenak, Karena setelah Kematian, Kemiskinan itu akan sirna.

Berpikirlah positif, Barangkali, jika kita kaya belum tentu bisa lebih bertakwa mungkin juga, dengan kemiskinan kita akan lebih mudah meraih Surga Allah.S,W,T.

Jangan pernah minder, Karena kaya dan miskin bukanlah ukuran Mulia dan Hinanya manusia. Tetaplah berprasangka baik pada Allah.S,W,T.

Singkirkan rasa iri , Cemburu & buanglah tanda tanya, Tentang Allah.S,W,T sang pemberi Nikmat. Mungkin jatah yang buat kita masih tersimpan di Surganya. Menunggu kita Siap Menerimanya..

Ingatlah apa yang disampaikan Rasulullah....."Bahwa sesungguhnya kekayaan itu bukan terletak pada harta benda, Melainkan pada ketenangan hati dan jiwa".

Semoga yang meng,Aamiinkan semua menjadi orang yang pandai mensyukuri akan nikmat dan karunia yang Allah swt berikan.

Aamiiin ya rabbal'alamin.

Baarokallahufiikum...




Sumber : Majalah Wisatahati.



~~ SEMOGA ~ BERMANFAAT ~~