Langsung ke konten utama

Postingan

Apakah Belanja Dengan Uang Cash Masih Berlaku Di Masa Mendatang?

Di era digital yang semakin canggih, dompet kita terasa semakin ringan. Kartu debit, kartu kredit, hingga aplikasi pembayaran digital kini mendominasi setiap transaksi. Muncul pertanyaan besar: Apakah uang tunai (cash) akan menjadi relik masa lalu, atau masih memiliki tempat di masa mendatang? 1. Dominasi Pembayaran Digital: Sebuah Keniscayaan Tidak dapat dimungkiri, tren global bergerak menuju masyarakat cashless. Kecepatan, kemudahan, dan keamanan (dalam konteks tidak perlu membawa uang fisik dalam jumlah besar) yang ditawarkan oleh pembayaran digital adalah daya tarik utamanya. Kemudahan dan Kecepatan: Pembayaran melalui QR code, contactless card, atau e-wallet hanya membutuhkan waktu beberapa detik, jauh lebih cepat daripada menghitung uang tunai dan menunggu kembalian. Data dan Pelacakan: Bagi konsumen, transaksi digital membantu pelacakan pengeluaran. Bagi bisnis dan pemerintah, data transaksi ini sangat berharga untuk analisis ekonomi dan perpajakan. Ino...
Postingan terbaru

Aplikasi Qris Gratis Yang Bisa Cair Hari Itu Juga

Ilustrasi By : Line Bank Anda punya toko atau warung, atau anda ini pedagang keliling tapi belum punya Qris. Atau anda sedang mencari Aplikasi pembuat Qris yang bisa langsung cair cepat, tanpa menunggu nominal yang ditentukan Seperti Qris pada Gopay, Ovo, dan Shopepay. Jika anda mau saya punya dua rekomendasi aplikasi Qris yang bisa cair hari itu juga tanpa nominal yang ditentukan. Tidak seperti Qris Gopay yang saldonya bisa cair jika sudah ada nominal 10 ribu itupun harus menunggu beberapa jam kemudian. Nah dibawah ini saya sudah Rekomendasikan untuk anda Aplikasi pembuat Qris gratis yang saldonya bisa cair hari itu juga tanpa ada nominalnya.👇👇 ~ Nomor Satu ~ Kita mulai dari yang pertama ada aplikasi Qris Qiospay, selain bisa membuat Qris gratis yang langsung cair pada hari itu juga, diaplikasi Qiospay ini anda juga bisa nyambi berjualan pulsa data, token listrik, bayar semua tagihan bahkan inject voucher. Itupun kalau anda mau, jika anda hanya butuh Qrisnya...

Cerita Menyebalkan Tapi Akhirnya Jadi Lucu

Ilustrasi Istock.com Kali ini saya akan bercerita tentang kejadian yang ngeselin tapi pada akhirnya lucu sebenarnya.😁 Ini terjadi sewaktu saya berada dikota Jember Jawa Timur. Bermula saat urusan pekerjaan sudah selesai, karena masih jam setengah 3 sore akhirnya teman saya mengajak saya kerumah sahabatnya yang katanya akan merayakan pesta ulang tahun anaknya yang ketiga. Selain acara ulang tahun malamnya akan ada acara kumpul keluarga sambil makan-makan. Waah asyik tuh pikir saya bisa makan gratis sambil ngobrol-ngobrol santai. Akhirnya saya dan teman saya berangkat menuju rumah sahabatnya. Dua puluh menit kemudian sayapun sudah sampai. Suasana nampak ramai oleh anak-anak kecil dan para ibu muda yang menemani anaknya masing-masing. Asyiiik! Pikir saya lagi bisa cuci mata sambil santai dan ngemil aneka makanan yang sudah tersedia.ðŸ˜ēðŸĪ‘ ðŸĪŠ Sedang seru-serunya ternyata ada drama kurangnya makanan untuk acara keluarga besarnya nanti malam. Akhirnya teman saya mengajak saya u...

Kota Asmara

Khanif nampak tersenyum lebar ketika ia sudah sampai dikota Jember Jawa Timur, Kehadiran ia dikota tersebut bukan untuk berwisata atau mencari sesuatu. Melainkan ia akan mengadu nasib dengan membuka toko jam sekaligus service segala macam merek jam. Khanif menjuluki kota Jember dengan sebutan Kota Asmara, namun bukan untuk mencari cinta, melainkan untuk melarikan diri dari Cinta. Tangan-tangan Khanif yang terampil bisa memperbaiki mekanisme jam yang paling rumit sekalipun, tapi ia gagal memperbaiki hatinya sendiri setelah patah bertahun-tahun lalu. Ia membuka toko kecil di sebuah kota yang entah kenapa ia juluki sebagai kota asmara. Meski agak sedikit jauh dari keramaian alun-alun utama, yang ia juluki juga ‘Jantung Asmara’. Toko Khanif tidak terlalu ramai karena masih terbilang baru. Namun bagi Khanif bukan masalah. Hanya ada bunyi jarum jam yang berdetak pelan, irama tetap yang menenangkan jiwanya yang resah. Hingga suatu pagi, seorang wanita bernama Amira membawa ja...

Kepergianmu

Cahaya jingga terakhir senja menyentuh tirai jendela kamar Agus, melukis bayangan-bayangan panjang yang menari di lantai kayu. Sudah dua minggu, dan aroma vanilla dari lotion yang selalu Manda pakai masih samar-samar tertinggal di bantalmu. Agus menarik napas, mencoba menyerap sisa-sisa jejak Manda sebelum waktu benar-benar menghapusnya. “Mas, tehnya,” suara Bi Ijah terdengar lembut dari balik pintu. Agus bergumam pelan. Cangkir teh yang ia biarkan dingin itu adalah cangkir kesukaan Manda, yang bergambar bunga krisan kecil di sisinya. Ia selalu bilang, “Krisan melambangkan kesetiaan, Mas. Seperti cinta kita.” Agus ingat pagi itu, dua minggu yang lalu. Pagi yang terasa sama seperti ratusan pagi lainnya. Manda menyiapkan sarapan, menyenandungkan lagu lama yang hanya kita berdua tahu liriknya. Manda memintaku membetulkan jam dinding di ruang tamu, dan Agus hanya menjawab, “Nanti, sayang. Sebentar lagi.” Itulah kata ‘nanti’ yang paling Agus sesali seumur hidupnya. ...