Langsung ke konten utama

Cerita Menyebalkan Tapi Akhirnya Jadi Lucu


Ilustrasi Istock.com


Kali ini saya akan bercerita tentang kejadian yang ngeselin tapi pada akhirnya lucu sebenarnya.😁 Ini terjadi sewaktu saya berada dikota Jember Jawa Timur. Bermula saat urusan pekerjaan sudah selesai, karena masih jam setengah 3 sore akhirnya teman saya mengajak saya kerumah sahabatnya yang katanya akan merayakan pesta ulang tahun anaknya yang ketiga. Selain acara ulang tahun malamnya akan ada acara kumpul keluarga sambil makan-makan.

Waah asyik tuh pikir saya bisa makan gratis sambil ngobrol-ngobrol santai. Akhirnya saya dan teman saya berangkat menuju rumah sahabatnya. Dua puluh menit kemudian sayapun sudah sampai. Suasana nampak ramai oleh anak-anak kecil dan para ibu muda yang menemani anaknya masing-masing.

Asyiiik! Pikir saya lagi bisa cuci mata sambil santai dan ngemil aneka makanan yang sudah tersedia.😲🤑 🤪 Sedang seru-serunya ternyata ada drama kurangnya makanan untuk acara keluarga besarnya nanti malam. Akhirnya teman saya mengajak saya untuk menemani sahabatnya mengambil makan ditempat yang sudah ia tentukan.

Mobilpun meluncur dengan cepat melintasi jalan kota Jember kami saling ngobrol ngalor ngidul. Butuh waktu setengah jam untuk sampai disebuah Catering tempat pemesanan makanan yang sahabat teman saya bilang katanya murah dan enak.

Makananpun siap kami masukan kedalam mobil, sayapun membantunya dengan sigap karena cukup banyak, agar segera cepat selesai. Akhirnya sewaktu ingin membayar sisa kekurangannya sahabat teman saya nampak panik karena ponselnya tertinggal dirumah.😲 Sedangkan ia hanya membawa uang dikatongnya 200 ribu, sedangkan sisa biaya catering yang harus dibayarkan adalah 1 juta rupiah.

Sayapun meminta teman saya untuk menalangi dulu pake uangnya, teman sayapun membisikan ketelinga saya bahwa uang direkeningnya tinggal 600 ribu. Sayapun tak kuat menahan tawa, bahkan kasir catering ditempat itu nampak ternganga bengong melihat tingkah kami bertiga yang aneh.

Tak mau bertele-tele akhirnya teman saya, saya paksa untuk membayar dengan uang 600 ribunya, sedangkan kekurangannya yang nominalnya 400 ribu pakai rekening pribadi saya. Jadi kami melakukan dua kali transfer, pertama 600 ribu dan yang kedua 400 ribu. Dan sahabat teman saya berjanji akan mengembalikan uang kami berdua, masalah pun selesai akhirnya kami pun pulang kerumah dan acara terus berlanjut sampai malam.

Hingga acara pun berakhir pada pukul sembilan malam dan sahabat teman saya menepati janjinya iapun meminta saya beserta teman saya memberikan nomor rekening masing-masing. Teman saya memberikan rekening BCAnya, sedangkan saya memberikan nomor rekening SEABANK. Karena sahabat teman saya sama-sama menggunakan rekening BCA maka teman saya dulu yang ia transferkan uangnya.

Sampai saat ia ingin mentransfer kerekening SEABANK saya, sahabat teman saya nampak bingung persis orang linglung.... "SEABANK itu bank mana dan saya baru dengar, apa ada rekening yang lain nggak usah yang aneh begitu"... Tanya ia kepada saya.

"SEABANK itu bank digital dan sudah berjalan hampir 5 tahun lebih"... Balas saya dengan kesal.

Ia pun nampak semakin kebingungan lalu berkata... "Anda ini dari Jakarta kok tapi masih terkesan aneh dan kuno"

Sayapun mulai naik pitam... "Lho bukannya anda yang 3 kali lebih kuno dari saya".

Akhirnya sambil kesal saya minta ia meminjamkan ponselnya kepada saya, Dan aplikasi M-banking BCAnya segera saya perbarui. Setelah selesai saya ketik dikolom pencarian, beberapa bank digital. Dan semuanya muncul termasuk SEABANK. Bukan hanya itu saja sakin kesalnya saya mengeluarkan 3 ponsel saya dan menyuruh ia memilih bank mana yang ia suka dari bank konvensional hingga bank digital.

Sahabat teman saya mulai merasa malu, akhirnya ia meminta maaf kepada saya. Berhubung saya melihat akun Gopay premium pada ponselnya ia pun saya buatkan Gopay tabungan yang berkaitan dengan Bank Jago, dalam hitungan menit ia sudah punya dua rekening bank digital. Satu di Gopay dan satunya di Bank Jago.

Bagai anak kecil yang baru punya mainan baru sahabat teman saya itu nampak norak dan mulai memindahkan sebagian uangnya ke rekening Gopay dan Bank Jago. Tak hanya itu iapun mencoba memberikan bonus kesaya dengan mentransfer uang 100 ribu dari bank digital barunya ke Bank Jago milik saya.

"Lumayanlah ada bonus Cepe dari pada manyun"🤭 ..Sejak saat itu sahabat teman saya jadi dekat terhadap saya, bahkan ia dan istrinya minta kembali dibuatkan akun SEABANK kepada saya.

Demikianlah sedikit ulasan singkat tentang kejadian yang saya alami dikota Jember. Meski sempat kesal dan naik pitam akan tetap sebenarnya lebih banyak lucunya kalau saya pikir-pikir kembali, dan sayapun sudah meminta maaf pula terhadapnya atas sikap saya yang mungkin sedikit angkuh atau sombong.

Intinya orang Gaptek tidak selalu meski dari desa dikotapun terkadang masih banyak terjadi. Istilah Gaptek sebenarnya bisa dihilangkan pada setiap individu atau perorangan asal mau bertanya dan ada kemauan untuk belajar. Dan saya pribadi terkadang bisa juga jadi mendadak Gaptek, lha kok begitu? Yaa namanya manusia terkadang pasti akan tetap juga terlihat kekurangannya.😊😁



~ THANK ~ YOU ~

Komentar

  1. Sea Bank, bank jago , Jenius dan bank digital lainnya memang masih baru, wajar kalo orang kadang baru tahu nama bank tersebut.

    BalasHapus

Posting Komentar

TERIMAH KASIH SUDAH MELUANGKAN WAKTUNYA KEBLOG YANG UHUUKK!! EEHEEEMMM!!


Postingan populer dari blog ini

Telat Mencabut

Kesibukkan bekerja membuat Agus lupa akan kesehatan tubuhnya hingga akhirnya ia harus dilarikan kerumah sakit terdekat karena sakit. akibat kurang teratur makan. Tiga hari kemudian teman kerjanya yang bernama Khanif datang menjenguknya, dan kebetulan memang hari itu tepat waktunya untuk jam kunjungan membesuk pasien. "Sorry banget Gus baru hari ini gue bisa datang membesuk luh kerumah sakit"... Kata Khanif teman kerjanya. Berhubung Agus orangnya sabar dan pemaaf meski baru sembuh dari sakitnya ia mencoba tersenyum kepada Khanif... "Nggak masalah Nif, nggak usah dipikirin toh hari ini luh sudah bertemu gue". "Eehhhmm, anu Gus, gue juga minta maaf, karena membesuk luh nggak bisa membawa apa-apa, soalnya gue juga baru sembuh dari sakit gigi Gus". Agus kembali tersenyum... "Aah! luh nggak usah sungkan-sungkan Nif sama gue, luh datang gue juga udah senang". Suasana menjadi hening sejenak sampai akhirnya Khanif kembali berbicara...

5 Permainan Anak 90,an Saat Bulan Puasa Dan Hari Lebaran

Anda yang pernah mengalami era 90,an tentunya pasti tahu akan sebuah permainan diawal atau akhir bulan puasa. Yaa memang sangat berbeda dengan era sekarang yang serbah canggih. Dan kalau boleh saya tahu yang merasa anak 90,an sebenarnya kangen nggak sama permainan yang sudah tertera diatas dan dibawah ini.? Atau mungkin anda sudah lupa, Atau pura-pura lupa..? 😂😂 Ok kalau begitu. Disini saya bukan ingin menanya lupa atau tidaknya dengan sebuah permainan jadul era 90,an. Tetapi sekedar ingin mengulas tentang permainan jadul anak 90,an kala menunggu saat berbuka puasa. Kalau anak sekarang bilang katanya Ngabuburit.? 😄 Sebenarnya apa bedanya sih permainan era 90,an dan sekarang, Kala menunggu waktu berbuka puasa. Yaa sudah barang tentu sangat berbeda. Meski ada beberapa yang masih kerap dipermainkan diera sekarang. Lalu apa saja permainannya berikut ulasan dibawah ini. 1. PETASAN & KEMBANG API Ilustrasi By : Poskota Yaa dari gambar pertama adalah...

Pantun Tikar Rombeng & Celana Kolor

PANTUN TIKAR ROMBENG "Tikar rombeng ditambal dengan ketan Bau sedikit tapi berkesan Tak ada lain kupunya tujuan Kecuali mencari dikau seorang." "Tikar rombeng dibakar nyebar. Ambil sabuk buat bantalan. Telah kudengar kabar tersebar Ternyata dikau penggoda hatiku". PANTUN CELANA COLOR "Celana kolor masuk ke tungku hangat sebentar disangka nasi Kalau tak salah dugaanku engkau si cantik yang selalu ku rindu.'' "Celana kolor robek tengahnya Ditambal nasi masih terbuka jua Bagaimanapun kita hanya bisa berusaha Tapi tuhan tetap penentunya." ~ SEMOGA TERHIBUR ~