Langsung ke konten utama

Postingan

Mellisa Petro Ibu Rumah Tangga Yang Minta Digaji Oleh Suaminya

Apa bedanya seorang wanita berkarier dengan Irt? Yaa sederhananya adalah keduanya sama-sama mempunyai kesibukan tetapi beda caranya saja. Mungkin diera sekarang banyak wanita yang lebih suka berkarier ketimbang menjadi Irt, Namun tidak jarang pulang seorang wanita yang telah menikah lebih memilih menjadi Irt. Nah dibawah ini ada sebuah kisah dari seorang wanita bernama Mellisa Petro dari NewYork Amerika serikat yang memilih menjadi Irt namun sang suami harus mau menggajinya selama ia dirumah.😲😲 Termasuk, mengurus kebutuhan anak dan membersihkan rumah. Serta, tanggung jawab keluarga lainnya. Buat menjalani kehidupan sebagai ibu rumah tangga, dia meminta bayaran sebesar USD 15 per jam atau setara Rp 213 ribu per jam. Petro mengakui, sebelum menjadi seorang ibu dan masih bekerja, ia dan sang suami mempunyai pemasukan finansial yang setara. Bahkan, mereka berupaya membagi pemasukan agar sama rata digunakan demi memenuhi segala keperluan rumah tangga. "Kami berdua...

Kisah Unik Pertengkaran Suami Istri

Ilustrasi : Gambaranimasi.pro Yaa kali ini admin akan mengulas tentang pertengkaran suami & istri yang bisa dikatakan tegang, Lucu dan sama-sama tak mau mengalah. Dan merasa paling hebat dengan egonya masing-masing. Membaca kisah ini anda boleh tertawa dan boleh sedih, Atau emosi sekalipun. Seperti apa berikut kisah dibawah ini.😊😊👇 Setelah dapat kabar dari kantornya bahwa gajiannya terpending Jaeypun lantas pulang sebelum waktunya. Iapun sudah tidak perduli lagi dengan semua aturan yang ada ditempat kerjanya. 1 jam telah berlalu akhirnya Jaeypun sampai ditikungan jalan yang menuju arah rumahnya. Tak berselang lama Jaeypun sudah didepan pintu rumahnya Dan dengan perasaan yang masih kesal iapun langsung turun dari motornya tanpa menyandarkannya dan sambil berteriak Suuuueeee!!...😲😲 "Huuffs! Gagal ingin membeli anu"....Keluh kesah hati Jaey dibarengi dengan kakinya yang langsung menendang bak sampah didepan pagar halaman rumahnya. Melihat kejadian yang...

Rajin Ibadah & Selalu Ta,at Pada Allah.S,W,T Tetapi Tetap Miskin??

~~ UNTUK PENGINGAT HATI ~~ Manusia hidup dimuka bumi ini karena ciptaan Allah.S,W,T. Dan dalam kehidupan tentunya selalu ada yang berbeda, Sebagai contoh sederhananya ada Kaya dan Miskin. Namun semua itu tetap berkesinambungan baik si Kaya dan si Miskin. Nah dibawah ini saya akan megulas tentang seseorang yang rajin beribadah kepada Allah.S,W,T. Namun selalu hidup pada garis kemiskinan. Seperti apa berikut ulasan dibawah ini. Apabila kita telah berusaha dan bekerja keras, Apabila kita telah jalani Sholat yang lima waktu. Apabila kita sudah melakukan Sholat Dhuha, Tahajud, Dzikir, Sholawat dan DOA Namun tetap miskin juga. Tak perlu minder apalagi protes padanya yaitu, Allah.S,W,T. Seorang anak bertanya kepada ibu dan bapaknya : Ibu, bapak mengapa kita miskin? Dengan tenang sang ibu berkata : Nak, hidup ini seperti jalan-jalan di mall atau supermarket. Semua orang boleh memilih dan membawa barang apa saja yang ia inginkan. Siapa yang membawa sepotong roti...

Antara Masjid & Pasar

Seandainya Masjid bisa berbicara, mungkin dia akan mengatakan.... "Aku sangat iri pada Pasar yang masih ramai di datangi oleh banyak orang, sedangkan aku di tutup tidak boleh di datangi orang" ... !!! "Jika memang ini untuk kebaikan kita bersama lantas kenapa cuma aku yang di tutup.. Aku sangat iri, Ingin rasanya aku berteriak".. "Wahai manusia ... Kenapa kalian takut tertular virus saat mendatangiku, Dan tidak takut tertular saat mendatangi pasar" ...?? Dan pasar pun mendengar kata-kata Masjid .... Pasar pun menjawab...."Hahaahaaa ..Itu karena manusia lebih takut kelaparan di dunia di bandingkan kelaparan di akhirat" ... !!! "Hai Masjid .. Engkau memang tempat yang paling suci dan bersih, Dan engkaupun adalah rumah bagi ALLAH SWT … Tapi di dunia aku yang menang ... Hehehe" Pasar ngoceh lagi... ”Padahal aku adalah salah satu tempat yang di benci oleh ALLAH SWT,, Tapi aku yang di biarkan terbuka dan...

Kisah Haru Seorang Ibu Penjual Bolu Pisang

Kisah inspirasi kali ini adalah tentang perjuangan seorang ibu penjual bolu pisang, Meski tanpa suami ia harus bisa menghidupkan kedua anaknya yang masih kecil. Seperti apa berikut kisah dibawah ini. "Ma, kakak ranking satu, mana janji mama mau beliin es krim," rengek Dika putra sulungku. Sejak pulang sekolah ia selalu saja menagih janjiku. Mana kutahu bila si sulung yang baru kelas dua SD akan meraih ranking satu, pikirku saat berjanji paling dia hanya akan masuk sepuluh besar saja seperti biasa. "Sabar ya, Nak, tunggu ibu gajian tanggal satu," janjiku, padahal aku pun tahu tanggal satu nanti upah menjadi buruh cuci separuhnya akan habis menyicil hutang pengobatan ketika almarhum suami sakit dulu. Dika cemberut. Aku tahu dia kecewa. Tak banyak pinta anak ini sebenarnya, hanya sebuah es krim ketika ia ranking satu. Tapi bagiku itu barang mahal. Ah seandainya saja Dika ranking dua atau tak usahlah ranking sekalian, ia pasti tak sekecewa ini...